PUISI : Sumpah! Ini bukan pelarian – Gimin MPA

URAI

Matahari meratapkan malam yang tenggelamkan terik.

Duka mengoyak sentir terliuk angin, wahai: aku relakan malam milikmu, tapi siang segala dayaku menghidupimu.
Sudah genap, malam melelap

Matahari memuja kasih kepada embun yang mengantar terik.

Riang samar-samar mengisi ruang: aku tak pernah benar-benar memilikimu.

Terang telah menyebar titik-titik jumpa di sudut kota, tetapi adamu, adaku, terang sebentar hilang.

BACA JUGA :   (Sebenarnya) MAPALA Tidak Seburuk Itu Kok

Sumpah! Ini bukan pelarian.
Ia tidak lagi merumput diperedaran.

Matahari, selimutmu kala merindu
Atau; lalai.

Yogyakarta, 24/12/”16

( Gimin MPA)

BAGIKAN